Berniat Ingin Membahagiakan Ibunya, Pemuda Asal Karangpawaitan Tewas Tersengat Listrik Saat Bekerja di Medan

KARANGPAWITAN, (GE).- Ratusan warga Kampung Panyingkiran, Desa Situsaer, Kecamatan Karangpawitan, Garut, menyambut kedatangan jenazah Nizar (18), Mingu siang (14/8/2016). Nizar tewas saat tengah bekerja pada sebuah kontraktor perusahaan baja ringan asal Bandung, di Medan Sumatra Utara.

Almarhum baru sekitar 2 minggu berangkat ke Medan bersama puluhan pekerja lainya. Tak ada yang mengira, kepergianya dengan tujuan ingin membahagiakan sang Ibu, harus berakhir tragis. Nizar tewas tersengat listrik saat bekerja di perantauan.

Dari informasi, penyebab kematian Nizar akibat tersengat aliran listrik saat sedang bekerja lembur, Jumat, malam sekira pukul 20. 00. WIB.

Awal petaka, diceritakan kerabat korban, seperti biasa Almarhum bekerja menyusun atap baja ringan di sebuah gedung tempatnya bekerja. Pada pukul 20.00 WIB, tiba-tiba tubuh korban terjatuh.

“Sebetulnya sempat ada upaya penyelamatan dari pihak perusahaan dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa Nizar tak tertolong lagi. Katanya Nizar meninggal di Rumah Sakit Medan. Bapak betul betul tidak menyangka, Cucu bapak anak yang baik harus meningal dengan kejadian begini. Sekarang bapak hanya bisa pasrah. Insya Alloh Almarhum mendapat tempat terbaik disisi-NYA.“ Tutur Edi Ahmad, yang merupakan kakek korban.

Setelah sempat tertahan selama 2 malam, akhirnya jenazah Almarhum tiba di rumah duka setelah pihak perusahaan bertanggung jawab menerbangkanya dari Medan, Sabtu pagi. (13/8/2016).

Kini, pihak keluarga mengaku ikhlas menerima takdir sang maha kuasa. Keluarga, saat ini menunggu kedatangan dari pihak perusahaan tempat almarhum bekerja untuk menunjukan itikad kekeluargaanya. Sementara belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan, kabarnya dalam 2 hari kedepan, akan segera datang melayat ke rumah duka. (Doni Melody)***