Berawal dari Coba-coba, Petani di Selaawi Raup Untung dengan Menanam Lada

Hafid (70), salah seorang petani di Kampung Cibingbin, Desa Cirapuhan, Kecamtan Selaawi, Kabupaten Garut Jawa Barat, saat akan memanen lada. Rabu (10/8/2016)/ Useu GE/ 'GE'

SELAAWI, (GE).- Selama ini para petani di Kecamatan Selaawi dan sekitarnya, memiliki kebiasan bercocok tanam yang terkesan monoton. Setiap musimnya, petani di Selaawi hanya menanam jagung, singkong dan kunyit. Sementara tanaman yang lebih prospektif belu, dicobanya.

Dari sekian banyak petani di Selaawi, belakangan ada beberapa petani yang mencoba bercocok tanam jenis rempah rempah, yakni lada.

Adalah Hafid (70), salah seorang petani yang saat ini sedang serius bercocok tanam lada. Berawal dari kepenasaran, Hapid bertekad mengembangkan sayuran jenis rempah ini.

Berawal dari coba-coba ini ternyata Hafid menuai keuntungan yang tak terduga. Diakuinya, ia sudah menanam sedikitnya 300 pohon lada yang bisa dipanen setiap tahunnya. Dari 300 pohon, Hapid bisa mendapatkan untung Rp 10.000.000 setiap kali musim panen.

“Alhamdulillah, ternyata dari coba-coba, dari hasil panen lada ini bisa mendaptkan keuntungan cukup lumayan.” Tuturnya, Rabu (10/8/2016)

Melihat keberhasilan Hafid yang sukses dengan tanaman ladanya. Kini tak sedikit petani di Selaawi mengikuti jejaknya bercocok tanam lada, terutama warga Kampung Cibingbin, Desa Cirapuhan, Kecamtan Selaawi. Bahkan, saat ini tak kurang dari 3 hektare lahan milik beberapa petani yang mulai ditanami lada.

Disamping itu, harga jual lada yang terbilang stabil, juga menjadi alasan para petani di Selaawi menanam lada. Hanya saja, saat ini para petani lada di Selaawi yang sudah membentuk kelompok tani lada tersebut merasa kesulitan mendapatkam bibit lada yang berkualitas.

” Kami sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah (Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura/ red) dalam hal penyedian bibit. Karena memang bibit lada ini relatif sulit didapat,” harapnya. (Useu G Ramdani) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN