Untuk Bentuk Karakter Siswa, SDIT Bhaskara Sudah Sejak Lama Pakai Metode Full Day School

SUASANA Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDIT Bhaskara,Kecamatan Tarogong Kaler , Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jumat (12/8/2016)/ Hakim AG/ "GE."

TARKA, (GE).- Wacana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy untuk menggulirkan metode Full Day School belakangan mengundang “kegaduhan” di tengah masyarakat. Sebagian masyarakat menilai, siswa dikhawatirkan akan mengalami kejenuhan jika harus bersekolah seharian.

Wacana metode baru oleh Mendikbud pengganti Anis Baswedan ini sebenarnya tidak sepenuhnya dianggap negatif oleh masyarakat. Selain banyak yang tidak setuju, ada pula yang setujunya.

Full Day School sendiri adalah salah satu metode pembelajaran peserta didik dengan totalitas mendidik karakter siswa di lingkungan sekolah. Model pembelajaran dengan menitik beratkan pada pembentukan karakter siswa ini ternyata bukan hal baru di Kabupaten Garu.

Adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bhaskara, sekolah dasar swasta pertama yang telah 3 tahun terakhir sukses menerapkan sistem full day school ini. SDIT Bhaskara merupakan salah satu sekolah dasar swasta yang berlokasi di Kecamatan Tarogong Kaler , Kabupaten Garut, Jawa Barat ini menurut pengelolanya dianggap telah mampu membentuk karakter dan mental siswa dengan sistem full day school.

“Alhmdulillah, di sekolah kami (SDIT Bhaskara/red.) metode pembelajaran siswa dengan sistem full day school itu telah digunakan. Dan lancar-lancar saja sehingga bisa membentuk karakter siswa sseperti yang diharapkan,” ungkap Roni Badra Hirawan, yang tak lain Ketua Yayasan di SDIT Bhaskara. Jumat (12/8/2016).

Sementara itu, sejumlah peserta didik di SDIT Bhaskara juga mengaku senang dengan metode full day school. Para siswa beralasan, mereka senang dengan fasilitas yang ada di kampusnya. Selain lingkungan sekolah yang nyaman, fasilitas sekolahpun terbilang lengkap.

“Ya, kita senang sekolah seharian (full day school) di sini. Lingkungannya nyaman dan fasilitasnya komplit. Di sini semua lengkap, ada lab multimedia, lapangan, area berkebun, perpustakan dan kolam yang asri. Jadi kita betah dan tidak jenuh berlama-lama di sini (SDIT Bhaskara/ red.)” Tutur Syaki, salah seorang siswa di SDIT Bhaskara.

Menurut pengelola SDIT Bhaskara, memang sekolahnya di-design sedemikian rupa dengan tujuan agar para siswa merasa betah dan bisa belajar seperti di rumah sendiri. Dengan demikian SDIT Bhaskara telah membuktikan bahwa metode full day school itu tidak menghambat dan memudarkan semangat belajar para siswa.

“Justru metode ini (full day school/ red.) bisa menambah semangat belajar siswa. Karena dengan fasilitas yang ada, siswa merasa nyaman dan betah berlama-lama berada di sekolah.” Jelas Roni. (Hakim Abdul Ghani)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN