Benteng Kampus 2 STIE Yasa Anggana Jebol Diterjang Banjir, Tempat Wisuda Terpksa Dipindahkan

TARKID,(GE).-Hujan deras yang berlangsung hingga 4 jam mengakibatkan Sungai Cimanuk meluap dan menerjang beberapa kawasan, khususnya penduduk yang menghuni kawasan yang tak jauh dari bantaran sungai.

Dampak dari banjir bandang Sungai Cimanuk ini merupakan benacana terparah sepanjang sejarah. Selain menelan korban materiil, juga korban jiwa yang tak sedikit. Tak heran, Bupati Garut, Rudy Gunawan menyatakan saat ini Garut dalam kondisi darurat bencana. Rabu (21/09/2016).

Selain di lokasi yang berdekatan langsung dengan Sungai Cimanuk, amukan banjir bandang juga menerjang beberapa titik lokasi yang dilintasi anak Sungai Cimanuk. Kampus 2 STIE Yasa Anggana yang berlokasi di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat tak luput dari terjangan banjir.


Menurut DR. Asep Supriatna yang merupakan Ketua Badan Penjamin Mutu STIE Yasa Anggana Garut, ambruknya benteng setinggi 2,5 meter ini terjadi sekira pukul 23.00 WIB, Selasa (20,09.2016) malam. Akibat ambruknya benteng kampus ini beberapa lokal ruang kuliah teremdam banjir hingga 2 meter. Kerugian akibat ambruknya benteng ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian materiil ditaksir ratusan juta rupiah. Untuk sementara para mahasiswa kita berdayakan untuk membersihkan areal kampus ini,” ungkap Asep, didampingi Dadang Syafarudin, SE,MM., yang tak lain Pembantu Ketua III Bidang Kemhasiswaan. Rabu (21/09/2016).

Dikatakannya, Kampus 2 STIE Yasa Anggana ini sedianya akan dijadikan tempat wisuda pada hari Sabtu mendatang. Namun dengan adanya musibah ini, tempat wisuda dijadwalkan akan dipindahkan ke Kampus 1 atau di gedung Bela Negara.

“Ya, rencananya hari Sabtu di sini (Kampus 2 STIE Yasa Anggana/ red.) akan dipakau untuk tempat wisuda. Karena ada musibah ini rencananya tempat wisuda akan dialihkan ke Kampus 1 atau di gefung Bela Negara,” tandasnya. (ER)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI