Begini, Cara Bumdes Barokah Jaya Siasati Kelangkaan ‘Si Melon’

WANARAJA,(GE).- Problematika klasik berupa kelangkaan dan tersendatnya distribusi gas ukuran 3 kg ke Rumah Tangga Sasaran (RTS) hingga kini masih menjadi “Pekerjaan Rumah” bagi Pemerintah. Bahkan kelangkaan seperti ini kerap berdampak pada kenaikan harga jual melebihi harga eceran yang sudah ditetapkan pemerintah melalui Pertamina.

Untuk menyiasati persoalan “Si Melon” itu, pihak Pemdes Wanajaya telah menyusun konsep pengelolaan gas 3 kg melalui tenaga profesional di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang diberi nama Barokah Jaya.

Kades Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Nurjaman mengatakan, struktur Bumdes Barokah Jaya yang dihuni para profesional dan independen, belum lama ini telah terbentuk. Bumdes ini menurutnya, akan bergerak di sektor perekonomian berupa warung desa. Sementara itu, sebagai produk pokok, Bumdes ini akan mengelola pasokan gas 3 kg berikut mekanisme penyaluranya.

“Sesuai peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat melalui Mentri Desa, peran saya selaku Kades hanya sebagai Dewan Pengawas. Selebihnya perihal mekanisme dan manajerial, kita sudah serahkan pada para pengelola kompeten yang berasal dari eksternal Pemdes,” ungkapnya.

Kades Wanajaya mengatakan, setelah dimusyawarahkan, kini 4 lokal bangunan gedung Bumdes sudah dibangun. Warung ini nantinya akan digunakan semacam warung Desa. “Khusus 1 ruang lokal, kita persiapkan sebagai sarana perputaran gas 3 kg untuk nantinya dijual kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Dikatakannya, program ini merupakan bentuk antisipasi untuk mengatasi kesulitan masyarakat untuk mendapatkan tabung gas ini. Dengan dikelola melalui Bumdes, setidaknya bisa mengamankan pasokan jumlah barang supaya warga tak kesulitan lagi mendapatkanya.

“Bumdes ini diharapkan bisa menjadi sarana peningkatan, serta percepatan ekonomi masyarakat. Potensi dan sumbernya dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat dan hasilanya pun harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(DONI)***