Baznas Garut Akan Optimalkan Potensi Zakat

Rd. Aas Kosasih, Ketua Baznas Kabupaten Garut

TARKI,(GE),- Bupati Garut,Rudy Gunawan, mengatakan, potensi zakat di Kabupaten Garut sangat besar. Oleh karenanya, Rudy berharap kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, dengan kepengurusan yang baru dilantik, Jum’at (07/10) bisa mengoptimalkan pengumpulan zakat dari masyarakatnya.

” Potensi zakat di kita ini sangat luar biasa. Mudah-mudahan kepengurusan yang baru ini bisa mengoptimalkan pengumpulannya,” ujar Rudy.

Sementara itu, Ketua Baznas kabupaten Garut, Rd Aas Kosasih, mengatakan, di awal kepemimpinannya ini, akan berupaya memenuhi harapan orang nomor satu di Garut tersebut.


” Kita akan berupaya memenuhi keinginan Pak Bupati. Langkah awal kita akan mendata berapa jumlah muzaki dan berapa jumlah mustahiq di Garut ini,” ucapnya kepada kalangan media, usai pelantikan yang dilaksanakan di Aula Setda Kabupaten Garut.

Dalam masa kepemimpinannya ini, Rd. Aas akan meneruskan program program Baznas yang telah dilakukan pada masa kepemimpinan sebelumnya oleh Rofiq Azhar. Namun ada beberapa program yang akan menjadi fokus ke depan, yaitu Garut Cerdas yang lebih pada memberikan pendidikan kepada warga Garut, baik dengan beasiswa ataupun lainnya. Program lainnya adalah Garut makmur yang akan menjadikan masyarakat Garut sejahtera, produk lainnya adalah Garut taqwa dan juga Garut peduli.

Sebagai langkah awal, pihaknya akan ikut serta membantu pemerintah kabupaten untuk melakukan relokasi rumah para korban bencana, untuk penanganan pasca bencana banjir Sungai Cimanuk. Program peduli terhadap korban banjir ini, lanjut Aas, adalah program bersama yang digagas Baznas se Jawa Barat. Dengan program seperti ini, kabupaten atau kota se Jawa Barat akan saling membantu para korban bencana dengan sistem seperti arisan.

“Kita juga peduli kepada para korban banjir. Kita akan membantu pemerintah untuk ikut serta melakukan relokasi para korban yang terkena dampak banjir, ” jelasnya.

Sementara untuk jumlah rumah yang akan diberikan kepada korban bencana banjir, belum bisa ditentukan berapa totalnya. Karena pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan Baznas se Jawa Barat yang akan dilakukan di Bogor.

“Untuk jumlah rumahnya belum bisa ditentukan berapa, karena kita masih harus melakukan koordinasi dengan Baznas se Jawa Barat yang akan dilakukan nanti di Bogor,” pungkasnya.(Dief)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI