Baznas-Disdik Gulirkan Program Garut Cerdas, Puluhan Siswa Terkatagori Miskin Dapat Bantuan Uang Tunai

GARUT, (GE),- Puluhan siswa di kawasan Kecamatan Leles sumringah. Pasalnya, tercatat ada 51 siswa/i tingkat sekolah dasar (SD) yang terkatagori miskin di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, mendapatkan uang. Bantuan uang tunai ini diperuntukan sebagai penunjang kebutuhan sekolahnya. Santunan berupa uang ini merupakan donasi zakat dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan yang selama ini dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Garut.

Alhamdulillah, ada 51 orang anak pelajar setingkat SD se-Kecamatan Leles mendapatkan bantuan. Bantuan ini merupakan program bantuan yang disalurkan Baznas,” kata Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan Kecamatan Leles, Koko Supriyadi, Senin (27/2/2017).

Dijelaskannya, bantuan tersebut diprioritaskan bagi anak-anak tingkat sekolah dasar yang terkatagori miskin atau tidak mampu yang, serta yatim piatu. Mereka, mendapatkan uang tunai masing-masing sebsar Rp 300 ribu.


Prosesi penyerahan bantuan uang tunai sendiri, secara simbolis dilakukan Bupati Garut, Rudy Gunawan yang didampingi pengurus Baznas Garut. Simbolisasi penyerahan bantuan digelar di Lapangan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Garut, Senin (27/2/2017).

“Ya, setiap anak mendapatkan Rp 300 ribu, uang itu disarankan kepada orang tuanya digunakan untuk keperluan sekolahnya. Misalnya untuk membeli sepatu, tas atau sebagainya,” kata Bupati.

Sementara, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Garut, Abdullah Efendi, menyebutkan, bantuan yang diberikan kepada anak sekolah tersebut merupakan program Garut Cerdas yang hasil kerjasana Baznas dengan Dinas Pendidikan Garut.

“Uang zakat yang terkumpul itu bersumber dari kalangan pegawai negeri sipil di lingkungan Dinas Pendidikan,” jelasnya.

“Ini adalah program Garut Cerdas dibawah Dinas Pendidikan Garut yang zakatnya disetor ke Baznas. Kemudian diberikan kepada siswa miskin yang tidak ter-cover pemerintah,” katanya.

Rencananya, program serupa akan disalurkan bagi anak-anak tidak mampu lainnya di berbagai kecamatan. Dengan program ini diharapkan dapat memberi semangat belajar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diungkapkannya, potensi zakat dari kalangan PNS di Pemkab Garut cukup tinggi. Jika terakomodir potensi ini bisa mengurangi beban perekonomian masyarakat tidak mampu. Jika seluruh PNS di Garut memberikan kewajiban zakatnya ke Baznas Garut maka akan terkumpul Rp1 miliar per bulan.

“Kalau terkumpul, zakat PNS Garut itu mencapai Rp 1 miliar sebulan, bahkan lebih. Makanya zakat itu penting untuk membantu sesama,” tandasnya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI