Baznas Berikan Zakat Kepada Para Pegawai Honorer Pemkab Garut

GARUT, (GE). – Sebanyak 577 orang pegawai honorer dan tenaga kerja sukarelawan (TKS) di linkungan Pemda Garut menerima pembagian zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut. Pemberian zakat berlangsung di Gedung Pendopo, Rabu (15/11).

Menurut Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd. Aas, setiap pegawai menerima uang zakat antara Rp. 150 ribu dan Rp. 250 ribu. Uang zakat yang diberikan kepada para honorer dan TKS tersebut, merupakan uang zakat yang diterima Baznas dari PNS di lingkungan Pemda Garut dan Kementerian Agama (Kemenag).

Dikatakan Aas, penerimaan uang zakat dari seluruh PNS di lingkungan Pemda Garut masih minim, yakni dikisaran Rp. 10 juta setiap bulannya. Sedangkan dari PNS yang ada pada naungan Kemenag mencapai Rp. 67 juta perbulannya.


Jika seluruh PNS di lingkungan Pemda Garut yang jumlahnya hampir 20 ribu, kata Aas, maka setoran zakat profesinya bisa mencapai lebih dari Rp. 2 miliar setiap bulannya.” Mudah-mudahan dengan adanya gebyar penyaluran zakat seperti ini akan ada kesadaran, ada keikhlasan untuk menyempurnakan rukun Islamnya dari para PNS,” katanya.

Rendahnya penerimaan zakat profesi dari para PNS di Garut ini, boleh jadi karena minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh Baznas selama ini.” Bisa karena sosialisasi yang kurang, atau karena pengurus Baznas terdahulu kurang jemput bola,” ujarnya.

Padahal lanjut Aas, pemerintah sudah membuat regulasi berupa Undang Unadang Nomor 23 Tahun 2011, PP Nomor 14 Tahun 2014 dan Inpres Nomor 3 Tahun 2015 zakat bagi para PNS itu hukumnya wajib bagi para PNS.” Bahkan mulai Desember ini akan diberlakukan sanksi-sanksi bagi PNS yang tidak bayar. Baik sanksi administrasi, maupun sanksi Tipiring.” ungkapnya.

Selanjutnya Ketua Baznas yang baru satu bulan dilantik itu, berharap kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan, agar mencanangkan Gerakan Garut Berzakat. Sehingga penerimaan zakat bisa lebih optimal.

Sementara itu, Rudy Gunawan membenarkan, kalau penerimaan zakat dari aparaturnya masih jauh dari harapan.” Nah inilah pembayaran zkat di kita masih belum memberikan dampak yang signifikan. Potensi zakat per tahun itu bisa Rp. 25 miliar, atau perbulan itu bisa Rp. 2 milyar. Sekarang Rp. 2 miliar itu pertahun dan itu dengan dari Kementerian Agama,” terangnya.

Oleh karena itu, Rudy mengajak seluruh anak buahnya yang PNS untuk membayar zakat yang 2,5 % agar bisa berdampak bagi masyarakat. Rudy mengapresiasi kinerja pengurus Baznas sekarang.” Ini menunjukan manajemen yang baik dari Baznas,” tandasnya. (Dhief)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI