Baru Sebatas Wacana, Membangun Taman Kota di Lokasi Banjir Cimanuk

ilustrasi

GARUT,(GE).- Belum lama ini pihak Pemkab Garut sempat berencana membangun taman kota di beberapa titik lokasi eks banjir Cimanuk. Belakangan, diketahui ternyata rencana tersebut hanyalah wacana yang belum tentu terealisasikan.

Diakui Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten, Guriansyah,  rencana pembuatan taman kota di bekas lokasi banjir bandang tersebut hanya sebatas wacana. Terlebih lokasi yang direncanakan itu merupakan Asrama Tarumanagara milik TNI.

” Belum ada pembahasan soal taman kota  itu. Jika jadi juga harus tukar guling lahannya,” ujar Guriansyah, Selasa (19/9/17).


Dijelaskannya,  ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Garut memang belum sesuai dengan Permendagri sebesar 20 persen. Bekas lokasi banjir bandang itu dipandang cocok menjadi taman kota. Sebenarnya menjadi momentum bagi pemerimtah untuk mengamankan jalur sepadan sungai. Kawasan tersebut harus difungaikan menjadi lahan lindung.

“Jangan dimanfaatkan lagi untuk dijadikan bangunan permanen. Harus diberikan ruang kepada sungai,” katanya.

Aturan tersebut memang masih belum ditaati warga Garut. Ia masih melihat ada bangunan di bibir sungai. Salah satunya di daerah Sukadana dan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut segera membentuk relawan siaga lingkungan dalam menyikapi ancaman bencana banjir bandang. BPBD merencanakan 1000 relawan yang tersebar di sejumlah titik lokasi di sepanjang sungai Cimanuk, khususnya di kawasan hulu.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, dr. Ade Rusyana mengatakan tujuan akhir dari pembentukan 1000 relawan tersebut agar terciptanya masyarakat yang peduli kelestarian sungai dan lingkungan.

“BNPB sudah meminta agar Garut punya relawan peduli lingkungan. Nanti perwakilan relawan itu akan mendapat pelatihan,” tandasnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI