Bapenda: Banyak Reklame Balon Bupati Garut Belum Bayar Pajak

ilustrasi

GARUT, (GE).– Sejumlah reklame, spanduk dan media promosi komersial yang menampilkan bakal calon (balon) Bupati Garut dinyatakan ilegal. Menurut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, para pemasang reklame yang bertebaran di setiap sudut kota Garut tersebut kebanyakan belum membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ya sebagian belum bayar pajak, bahkan kebanyakan yang belum,” ujar Kepala Bapenda Garut, Basuki Eko, Senin (24/7/17).

Dijelaskannya, sesuai undang-undang tentang pajak dan peraturan daerah, bahwa setiap produk yang dipromosikan bersifat komersial harus membayar pajak. Kecuali media promosi keagamaan atau layanan sosial.


“Bakal calon itu kan bagian dari promosi diri, itu kena (pajak), kecuali calon yang sudah ditetapkan pemerintah, yang diatur oleh KPU,” tukasnya.

Ia menyampaikan, dari sekian banyak media bakal calon Bupati Garut berupa spanduk maupun reklame hanya ada beberapa yang memenuhi aturan membayar pajak.

“Kebanyakan belum memahami, belum tahu tentang pajak reklame, makanya kami berusaha untuk mensosialisasikan pajak tersebut,” katanya.

Ia mengimbau, seluruh pihak yang berkepentingan dalam menghadapi Pilkada Garut serentak 2018 untuk mematuhi aturan pajak pemasangan media promosi. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI