Banyak Peminat, Cabor Balap Motor Terkendala Sarana

SEJUMLAH atlet balap motor saat menerima penghargaan medali pada ajang Porkab Garut.*

GARUT, (GE).- Salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porkab Garut 2016 yaitu balap motor. Meski sebagai Cabor yang baru dipertandingkan, namun peminatnya cukup banyak.

Namun dalam pelaksanaannya, panitia terkendala oleh sarana sirkuit. Bahkan saat pertandingan berlangsung, panitia sulit mencari tempat yang tepat. Sebelumna, balapan akan dihelat di sekitar alun-alun, namun karena tidak mendapatkan izin, balapan pun dipindahkan ke Jalan Hasan Arif.

Koordinator Wilayah Priangan Timur Ikatan Motor Indonesia (IMI), Tedi Golsom mengatakan, atlet balap motor dari Garut cukup banyak dan memiliki bakat untuk mengikuti kejuaraan. Hanya saja pihaknya kerap kesulitan mencari lokasi untuk dijadikan sirkuit. Pada Porkab kali ini saja, pihaknya terpaksa menggunakan Jalan KH. Hasan Arif atau kawasan Sigobing sebagai lokasi sirkuit.


“Awalnya akan digelar di kawasan alun-alun namun terkendala dengan perizinan. Jadi kami pindahkan ke Sigobing. Di sirkuit ini lokasinya kurang menantang karena treknya lurus. Tidak ada kelokannya,” ujar Tedi, Minggu (1/1/2017).

Menurut dia, potensi warga Garut di cabang olahraga balap motor itu tentu harus mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, khususnya pemerintah. Jika dijadikan ajang rutin, Tedi optimis akan banyak potensi yang bermunculan. Ditambah, bakat para pebalap ini bisa disalurkan ketimbang melakukan balapan liar di jalan raya.

Apabila pemerintah belum mampu memberikan sirkuit untuk balapan motor, tutur Tedi, ada alternatif lain yaitu memberikan kemudahan izin untuk melakukan kegiatan balapan motor di wilayah kota. Menurut dia, beberapa negara lain menggelar balapan motor di kawasan kota dan menjadi ajang hiburan bagi masyarakat sekaligus menjaring atlet-atlet berbakat.

Ketua KONI Kabupaten Garut, Ato Hermanto, menyebut ajang balap motor tersebut merupakan gelaran pertama yang dilakukan Porkab di seluruh Jawa Barat. Pihaknya pun menyeleksi para atlet balap motor dari berbagai wilayah sebagai persiapan menghadapai Porprov 2018.

Ato menuturkan, Porkab Garut 2016 cabang olahraga balap motor tersebut mendapatkan antusias tinggi dari 22 kecamatan di Garut. Namun dari hasil seleksi hanya ada 10 kecamatan yang bisa mengikuti pertandingan. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI