Banyak Kades yang Tak Pasang Baligo APBDes, Pihak Kecamatan Cisewu: Jika Membandel Pencairan DD Selanjutnya akan Ditangguhkan

Ilustrasi

GARUT, (GE).- Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa beberapa Desa yang ada di wilayah Kecamatan Cisewu, Garut sebagian belum memasang baligo APBDes. Padahal hal tersebut telah menyalahi Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik. Disamping Itu Pemasangan baligo APBDes tersebut dianjurkan oleh Kementrian Desa.

Meski sudah tahu menyalahi perundang undangan, ironisnya, dari 8 desa yang tersebar di Kecamatan Cisewu hanya satu desa yang sudah memasang Baligo APBDes, yaitu Desa Pamalayan.

Sementara itu, pihak kecamatan sendiri mengaku sudah sering mengintruksikan kepada para kepala desa agar menasang baligo APBDes dan papan Informasi Kegiatan. Demikian disampaikan Heri selaku Sekmat Kecamatan Cisewu, Rabu (5/7/17).


“Kami sudah berkali-kali mengintruksikan dan menghimbau agar di setiap desa memasang baligo APBDES dan papan informasi kegiatan. Namun kenyataanya dari pantauan kami hanya satu desa yang sudah memasang baligo tetsebut yaitu desa Pamalayan,” ungkapnya.

Sekmat menegaskan, pihaknya akan terus mengintruksikan kepada para kepala desa agar segera memasang Baligo APBDes dan papan informasi kegiatan. Diakuinya, pihak kecamatan kerap kali mendapat laporan dari warga terkait di beberapa desa yang tidak memasang papan informasi.

“Masyarakat banyak yang bertanya terkait pembangunan yang sedang dilaksanakan di desanya. Untuk itu kami tidak akan bosan mengingatkan dan menghimbau para kades agar memasang baligo APBDES dan papan informasi. Jika masih ada yang membandel kami akan memberikan sanksi berupa penahanan pencairan Dana Desa (DD) tahap selanjutnya,” tandasnya. (Deni/Siti)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI