Bangunan SLB 2 At Turmudzi Diserang Rayap, Tiga Ruang Kelas Tak Bisa Digunakan

GARUT,(GE).- Kondisi bangungan SLB 2 At Turmudzi mengkhawatirkan. Pasalnya,
SLB yang beralamat di Jalan Raya Cibares-Malangbong, Garut yang baru 3 bulan
lamanya direhab tersebut diserang rayap, akibatnya beberapa material kayu di
bagian langit-langitnya keropos.

“Sebenarnya, selama bangunan sekolah tersebut berkonstruksi kayu, sampai kapanpun
akan tetap diserang rayap. Pasalnya, tempat berdirinya bangunan SLB 2 At-Turmudzi
berada di lahan dataran tinggi. Di samping kiri dan belakang bangunannya diapit
oleh kebun bertumbuhan, seperti semak belukar, rumput ilalang, dan bambu.
Suasananya lembab dan kurang tersinari matahari. Keadaan itu membuat rayap betah
bersarang sambil memakan kayu,” ujar Jajang Suparman,S.Pd., yang baru menjabat
sebagai Kepala SLB 2 At-Turmudzi menggantikan Lili Lasmaya yang telah purna
tugas, pada bulan September tahun ini,.

SLB 2 At Turmudzi sendiri berdiri di atas lahan seluas 350 meter persegi. Dengan
luas tanha tersebut dibagi beberapa bagia. 50 meter persegi diganakan halaman
sekolah, sisanya yang 300 meter persegi ditempati bangunan gedung sekolah yang
berjumlah 7 ruang kelas.

Dari tujuh ruang kelas itu, kini hanya 4 ruang kelas yang masih layak ditempati
untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Sedangkan 3 ruang kelasnya lagi, yakni
ruang kelas SMALB, SMPLB dan SDLB sudah rusak diserang rayap.

“Saat ini ketiga ruangan yang berukuran sama 5X6 meter itu tidak digunakan lagi.
Soalnya ketiga ruang tersebut kondisinya mengkhawatirkan. Lihat ini! Konstruksi
material kayunya sudah rusak, langit-langitnya nyaris ambruk,” kata Jajang
Suparman, Sabtu (4/11/17).

Dokatakannya, dengan kondisi bangunan seperti itu, pihak sekolah mengaku khawatir
material bangunan mendadak ambruk. Makanya pengelola sekolah berinisiatif pelajar
berkebutuhan khusus dievakuasi. Mereka untuk sementara disatukan dalam ruangan
kelas yang masih digunakan, yaitu ruang kelas B untuk SMALB, SMPLB dan SDLB.

” Kami berharap pemerintah segera membantu merenovasinya. Kami sangat
mengharapkan ada bantuan khusus untuk merenovasi bagunan SLB 2 At-Turmudzi.
Kasihan, dengan kondisi bangunan seperti ini anak anak jadi tidak nyaman dalam
belajarnya,” tutur Jajang, lirih. (Ilham Amir)***

Editor: Kang Cep.