Bangun Tanggul Sungai Cimanuk, Ratusan Unit Rumah akan Dibongkar

GARUT, (GE).- Sebagai upaya pencegahan terjadinya banjir, pemerintah segera membangun tanggul di Sungai Cimanuk. Dampak dari pembangunan tanggul penahan banjir ini akan berdampak pada pembongkaran ratusan unit rumah warga di sepanjang bantaran Sungai Cimanuk, Garut.

“Tentu, rumah dan lahan yang ditempati ratusan kepala keluarga di bantaran Sungai Cimanuk akan dibongkar untuk pembangunan tanggul,” ujar Uu Saepudin, yang merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Kamis (27/7/17).

Dijelaskannya, pembangunan tanggul tersebut akan dilakukan di kawasan Kecamatan Tarogong Kaler dan Garut Kota. Sementara itu, hunian warga yang terdampak pembangunan itu sebanyak 224 kepala keluarga (KK) meliputi 43 KK di Kecamatan Tarogong Kaler dan 181 KK di Kecamatan Garut Kota.


“Ya, rumah warga dari 224 KK itu akan dibongkar, sebagian besar warga sudah menyetujuinya,” tansdasnya.

Sementara pihak yang belum menyetujui pembongkaran rumah untuk kepentingan pembangunan tanggul hanya 18 KK yang berada di Kecamatan Garut Kota. Semua warga yang terdampak pembangunan, tidak ada ganti rugi. Uu menegaskan, mereka menyalahi aturan pembangunan rumah di bantaran sungai.

“Tidak ada ganti rugi untuk rumah dan lahan yang dibongkar, Karena warga sendiri menyalahi aturan, bahkan tidak ada sertifikat,” tukasnya.

Dalam proyek ini, Dinas PUPR Garut akan membangun dan menguatkan tanggul setinggi 1,5 meter dengan lebar 2,70 meter. Disamping itu, akan dilakukan juga pengerukan dasar sungai dibeberapa titik aliran Sungai Cimanuk. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI