Bangun Rumah Warga Tak Mampu, Ini Aksi Simpatik Sejumlah Tukang Pangkas Rambut Garut

Para pebisnis barbershop Garut yang tergabung dalam PPRG, berfoto bersama Muspika Kecmatan Cibatu, serta warga setempat di halaman rumah milik Entis, usai meresmikan pembangunan di kawasan Kampung Cicantel, Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Rabu (29/08/2018)/ foto: Andri/GE.***

GARUT,(GE).- Sejumlah pelaku usaha barbershop, atau pangkas rambut baru-baru ini melakukan aksi simpatik untuk membantu kaum dhuafa. Kegiatan sosial yang patut mendapat acungan jempol ini dilakukan oleh sekelompok pebisnis pangkas rambut yang tergabung dalam Paguyuban Pemangkas Rambut Garut (PPRG). Mereka melakukan aksi kepeduliannya terhadap sesama di kawasan Kecamatan Cibatu Garut, sepekan yang lalu.

Dalam menggelar aksinya, PPRG tidak sendiri mereka bahu-membahu bersama donatur termasuk TNI untuk membangun kembali rumah milik Entis, salah seorang warga yang menghuni gubuk tak layak huni. Setelah berhasi mengumpulkan dana sumbangan dari para pemangkas rambut serta donatur lain yang ada di Garut, mereka merehab gubuk milik Entis di kawasan Kampung Cicantel, Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

Sebelumnya, sejumlah pemangkas rambut Garut merasa prihatin melihat kondisi tempat tinggal Entis yang seorang buruh serabutan. Dengan menghimpun sumbangan dan gotongroyong, dalam tempo kurang dari sebulan mereka berhasil membangun rumah sederhana namun layak berukuran 6×8 meter


Menurut salah seorang pengurus PPRG, Irawan, dirinya bersama sekan seprofesi dibantu anggota TNI pembangunan rumah milik warga ini murni aksi sosial. Tak ada unsur apapun, meski sebenarnya hal tersebut (pembangunan rumah tak layak huni) salah satu kewenangan pemerintah.

” Kita bergera menggalang dana. Alhamdulilah semua anggota merespon, walaupun ini kewenangan pemerintah, tapi kami juga ingin menyumbang kepada warga yang membutuhkan. Alhamdulilah ini bisa terwujud berkat kerjasama kami dengan semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya.

Seperti diketahui, aksi peduli para pemangkas rambut yang tergabung dalam PPRG ini juga tak hanya merehabilitasi tempat tinggal kumuh milik warga saja. Mereka juga kerap membantu menggalang dana untuk warga yang tertimpa musibah semisal korban kebakaran.

Terkait bantuan pembangunan rumah dari PPRG, Entis tak banyak menyampaikan komentar, ia hanya menyampaikan syukur dan termakasih, khususnya kepada PPRG.

“Alhamdulillah, saya ucapakan terima aksih kepada PPRG yang teah membantu membangun rumah saya. Hanya Alloh lah yang akan mampu membalas kebaikan semuanya,” tutur Entis, seraya menyeka air matanya. (Andri)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI