Balapan Liar di Garut Makin Masif, Pelakunya Masih Duduk di Bangku Sekolah


KADUNGORA, (GE).- Polsek Kadungora melakukan penertiban terhadap para pelaku balapan liar di Kawasan Rancasalak. Hasil operasi tersebut, Polisi berhasil mengamankan sebanyak 16 unit kendaraan roda dua yang mengikuti balapan liar, dan puluhan knalpot bising. Belasan kendaraan tersebut diamankan karena tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan kendaraan.

Selain mengamankan 16 unit sepeda motor dan puluhan knalpot bising, polisi pun sempat menahan para pelaku balapan. Namun setelah dilakukan pendataan, para pelaku yang kebanyakan masih duduk di bangku sekolah SMA dan SMP tersebut dikembalikan kepada orang tuanya agar mendapatkan pembinaan.

Kapolsek Kadungora, AKP Apri Rachman, mengatakan sebelum melakukan balapan liar, mereka terlebih dahulu menenggak minuman keras. Kendaraan yang digunakan pun sudah sangat tidak layak.

“Motornya sudah dipreteli dan dimodifikasi ekstrim. Sudah tidak layak digunakan di jalan raya,” kata Apri di Mapolsek Kadungora, Kamis (10/12).

Lokasi balapan liar, lanjut Apri, dilakukan di Cijapati. Meski jalannya tergolong sepi namun sangat membahayakan. Apalagi para pengendaranya mengkonsumsi miras terlebih dulu.

“Untuk pengendaranya sudah dikembalikan ke orang tua setelah didata. Sedangkan motornya masih disita. Bisa diambil asal menunjukan surat-suratnya,” ucapnya.

Apri menambahkan, pihaknya juga akan terus melakukan pembinaan agar para pengendara tak mengubah spesifikasi kendaraan. Razia kendaraan terutama balapan liar akan sering dilakukan pihaknya karena mengganggu keamanan masyarakat.

“Kami juga akan melakukan pembinaan kepada para pelajar. Karena para remaja ini masih labil emosinya. Padahal balapan liar itu bisa membahayakan nyawa mereka sendiri,” ucapnya.

Apri mengaku miris melihat ulah para pelaku yang masih duduk di bangku SMA dan SMP tersebut. Pasalnya selain balapan liar mereka pun melakukan pesta Miras terlebih dahulu. Farhan SN***