Bahasa (Puisi Nita Widia Khairinnisa Rustawa)

Bahasa

Karya : Nita Widia Khairinnisa Rustawa

Terurai dari rindu yang penuh cinta.


Menari gemulai dalam bahtera.

Yang kubangun,

dengan terpaan angin badai,

dengan hamparan terik surya,

Dalam mengarungi samudera.

Kini ia menjelma.

Memanggil diriku tuk kembali berlayar,

dari tempat kuberlabuh

Buih di pantai,

aroma gelombang,

mendayu rindu,

mengikis karang di tepian.

Bukan tuk lenyapkan.

Sekadar menyelam bersama,

melihat indah surga-Nya,

Lalu kembali dalam hempasan ombak,

berupa pasir di pesisir.

Akankah karang itu menetap

di kedalaman dunianya?

Ataukah kembali,

berupa pasir yang akan terinjak?

Bahasa.

Dengan, atau tanpanya,

tetaplah engkau karang.

 Ciwaruga, 4-4-2017

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI