Awal 2016, Pemkab Garut Prioritaskan Pembangunan Jembatan Rusak

KOTA, (GE).- Banyaknya jembatan yang rusak di berbagai daerah di Kabupaten Garut membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menjadikan pembangunan jembatan sebagai sebuah program prioritas. Apalagi keberadaan jembatan yang selama ini dinilai sangat besar perannya bagi kemajuan masyarakat sekitarnya.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyebutkan, program pembangunan jembatan yang rusak ini sudah menjadi program prioritasnya sejak tahun anggaran 2015. Namun karena pada 2015 masih banyak jembatan yang belum tersentuh pembangunan, maka awal 2016 Pemkab Garut pun masih memprioritaskan pembangunan jembatan yang rusak.

Menurut Bupati, pada tahun ini pihaknya secara khusus telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jembnatan yang rusak. Sedikitnya ada 15 jembatan yang akan dibangun pada tahun ini.

“Kita sudah siapkan anggarannya. Tahun ini ada 15 jembatan rusak yang akan kita bangun atau perbaiki,” ujar Bupati, Minggu (3/1/2016).

Dikatakan Bupati, jembatan yang berlokasi di Kecamatan Pakenjeng merupakan salah satu jembatan yang akan mendapat prioritas pembangunan tahun ini. Sebenarnya sejak tahun lalu pembangunannya sudah berjalan hanya saja baru pada tahap pembuatan pondasi. Diharapkan tahun ini seluruh pembangunannya bisa selesai sehingga bisa segera digunakan masyarakat.

Rudy menambahkan, pembangunan jembatan akan dimulai pada pertengahan Januari. Pemerintah akan melakukan upaya sederhana terhadap jembatan yang rusak.

Pemkab, tutur Rudy, akan membeli alat untuk penopang jembatan yang rusak sehingga warga tidak lagi harus menggunakan kayu atau pohon sebagai penghubung jalannya. Penggunaan kayu atau pohon untuk sarana penyebrangan seperti yang banyak terjadi selama ini, dinilai Rudy sangat membahayakan keselamatan.

Diterangkan Rudy, dari 15 jembatan yang akan dibangun tahun ini, pembangunan atau perbaikan jembatan di Cisompet dan Cibalong merupakan yang paling besar. Jembatan di kedua kecamatan di wilayah Garut selatan itu sudah rusak bahkan terputus sejak puluhan tahun lalu. Tak heran kalau selama ini banyak sekali masyarakat yang mengeluhkan kondisi jembatan tersebut sehingga pemkab pun memprioritaskannya.

Rudy melihat keberadaan jembatan ini sangat vital bagi kelangsuangan hidup masyarakat sekitarnya. Kondisi jembatan yang tak bisa lagi digunakan sangat berpengaruh terhadap tingkat perekonomian warga. (Farhan SN)***