Atraksi Liong dan Barongsay Meriahkan Puncak Perayaan Imlek 2016

PUNCAK kemeriahan ilmek tahun 2016 di Kabupaten Garut, digelar, Selasa (24/2/2016). Kemeriahan aksi barongsay ini diikuti atraksi dari 12 koa dan kabupaten di Jawa Barat. Seolah tak mau ketinggalan momen langka tersebut, ribuan warga Garut tumpah ruah turun ke jalan untuk menyaksikan kemeriahan atraksi barongsay.

Atraksi liong dan barongsay merupakan kemeriahan yang paling utama. Kemeriahan tersebut sengaja ditampilkan oleh warga Garut keturunan Tionghua sebagai kado manis bagi seluruh warga Garut yang tengah merayakan hari jadinya.

Seperti diungkapkan, Ketua Vihara Dharmaloka, Senjaya, mengatakan pertunjukan barongsay tahun ini sengaja diselenggarakan lebih meriah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertunjukan ini, sengaja dilakukan guna turut bersuka cita dengan warga Garut yang tengah merayakan hari jadi daerahnya.

“Saat ini warga Garut sedang merayakan hari jadi daerahnya yang ke 203. Semoga dengan penampilan barongsay ini semakin memeriahkan seluruh rentetan hari jadi Garut tahun 2016 ini,” ujarnya.

Dalam pertunjukan kali ini, warga Tionghua yang tinggal di Garut menggandeng anggota Kodim 0611 Garut. Tanpa canggung, sejumlah anggota TNI mampu memperagakan kepiawaian melompat-lompat dengan kostum barongsay dan liong.

Konsepnya perayaan imlek tahun ini pun bebeda dengan perayaan tahun sebelumnya. Pasalnya di tahun ini, atraksi barongsai yang kental dengan budaya tionghua dipadukan dengan budaya Sunda. Hal ini dilakukan untuk menjaga kerukunan antar suku bangsa di Indonesia. (Idrus Adriawan)***