Astaghfirullah! Selama 3 Tahun Lebih Yayasan Darul Ulum ‘Tilap’ Tunjangan Fungsional Guru

CISEWU, (GE).- Beberapa orang guru madrasah di Garut selatan meradang. Mereka mengaku, sudah 3 tahun lebih tunjangan fungsional yang merupakan haknya sebagai guru tak diberikan atau ‘dilitap’pihak yayasan. Yayasan Darul Ulum yang merupakan penyelenggara pendidikan swasta, mulai dari RA, MI, MTs hingga MA yang telah lama beroprasi di kawasan Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Sedikitnya ada 5 orang guru honorer yang selama ini mengajar di MTs Darul Ulum, mereka mempertanyakan, kenapa tunjangan fungsional masing-masing guru yang besarannya Rp 250.000 per bulan itu tak diberikan.

“Tega, aneh, kenapa yayasan tak memberikannya pada kami. Padahal itu sudah jelas hak kami para guru. Pokoknya sejak ada tunjangan fungsional, kira-kira tahun 2010 an hingga sekarang mereka (pihak Yayasan Darul Ulum/ red) menilap uang fungsional itu,” ungkap salah seorang guru MTs Darul Ulum, Senin (21/ 12/ 2015)

Menurut salah seorang guru MTs Darul Ulum yang enggan dipublikasikan namanya, di tingkat MTs saja sedikitnya ada 5 orang guru yang seharusnya mendapatkan tunjangan fungsional masing-masing sebesar Rp 250.000/ bulan harus gigit jari. Dengan alasan yang tidak jelas, pihak yayasan selama 3 tahun lebih tak memberikan hak guru ini.

“Ya, yang saya ketahui, di MTs saja ada 5 orang rekan-rekan guru yang tak diberikan tunjangan fungsionalnya. Pihak yayasan sendiri tidak memberikan alasan yang jelas, kenapa hak kami tak diberikan,” keluhnya.

Sementara itu, Nandang, yang merupakan Ketua Yayasan Darul Ulum berdalih tidak tahu-menahu soal tunjangan fungsional yang selama ini tidak diterima sejumlah guru di Mts Darul Ulum. Nandang mengatakan, bahwa urusan tunjangan fungsional guru itu kewenangan kepala sekolah.

“Masalah fungsional itu tugasnya kepala sekolah. Saya tidak tahu menahu soal itu,” kilahnya. (Deni-Siti)***