Armada Sampah di Garut Masih Minim

PEMKAB,(GE).- Setiap tahunnya volume sampah di Garut terus meningkat. Sementara, jumlah armada pengangkut sampah dinilai masih sangat minim dibanding kebutuhan. Disamping itu, beberapa unit armada pengangkut sampah sendirinya sudah tak layak oprasi.

Kabid Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) Kabupaten Garut, Bangbang Hernowo mengatakan, tingginya volume sampah saat ini tidak seimbang dengan fasilitas yang dimiliki.

“Dari 32 unit armada milik Pemkab Garut, hanya 10 unit armada yang dianggap masih layak. Sisanya dipaksakan beroperasi karena memang tidak ada lagi,” ungkapnya, belum lama ini.

Dijelaskannya, armada pengangkut sampah saat ini hanya bisa mengakut sampah di seputar wilayah perkotaan. Wilayah perkotaan meliputi Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Cilawu dan sebagian Kecamatan Banyuresmi.

“Meningkatnya volume sampah ini saya kira wajar. Sejalan dengan meningkatnya jumlah pendatang ke Garut. Selain itu karena tingkat konsumsi masyarakat juga meningkat.” Tuturnya.

Kadis LHKP Kabupaten Garut, Aji Sekarmaji mengatakan, sekitar 120 ton volume sampah setiap harinya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Kabupaten Garut.

“Berdasar kasat mata peningkatan volume sampah tak hanya terdapat di lingkungan permukiman penduduk, melainkan juga di pusat keramaian, jalan raya dan kawasan objek wisata,” tandasnya.

Diharapkannya, masyarakat membiasakan membuang sampah tepat waktu dan pada tempatnya. Hingga saat kini kesadaran masyarakat terkait penanganan sampah masih belum sesuai harapan. (Cep)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN