APSI Garut Resmi Dibentuk, Peningkatan Mutu Pendidikan Jadi Prioritas

?

KOTA, (GE).- Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) resmi dibentuk di Kabupaten Garut. Sony Mulyadi Supriadi, S.Pd, MM, terpilih sebagai Ketua APSI Garut 2016-2021. Susunan kepengurusan pun telah dikukuhkan pada Kamis (14/7/2016). Ketetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor 003/KEP MPS/VII 2016.

Setelah terpilih sebagai Ketua, Sony Mulyadi Supriadi,S.Pd, MM, mengaku tak bisa menjanjikan apa-apa terkait masa kepengurusannya selama lima tahun ke depan. Namun sebagai langkah awal, ia akan membangun soliditas organisasi agar diakui eksistensinya.

“APSI merupakan organisasi pengawas di Kabupaten Garut yang baru saja dibentuk. Tentunya setiap pengurus dan anggota perlu merapatkan barisan untuk menjaga eksistensi organisasi,” ujar Sony ditemui usai ditetapkan menjadi Ketua APSI di Dinas Pendidikan Garut, Kamis (14/7/2016).

Sony melanjutkan, sebagai ketua dirinya akan terus berusaha untuk menjaga amanah yang telah diembankan oleh semua pengawas kepada dirinya. Ia berharap semua anggota dan pengurus APSI bisa mendukung semua program yang digulirkan oleh APSI. Menurutnya, tanpa ada dukungan dari rekan-rekan pengawas lainnya APSI tak akan mampu berbuat banyak.

Masih menurut Sony, posisi pengawas sekolah atau madrasah sesungguhnya memiliki posisi strategis di dalam dunia pendidikan. Di mana pengawas memiliki peran dan fungsi pengawal terselenggaranya pendidikan bermutu. Oleh sebab itu, mutu pengawas harus ditingkatkan demi menjawab tantangan dan melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Oleh sebab itu, seluruh pengawas di Indonesia telah sepakat untuk membentuk APSI. Tujuannya untuk menyamakan langkah membentuk pengawas sekolah dan madrasah yang profesional,” kata Sony.

Sebenarnya APSI telah dibentuk sejak tahun 2010 di Jakarta. Namun untuk Kabupaten Garut baru bisa terbentuk di Tahun 2016.

Organisasi APSI dibentuk berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ada pun Visi APSI yaitu Organisasi Pengawas Profesional, Bermartabat dan Sejahtera.

Dalam menjalankan visi tersebut, APSI telah memiliki misinya antara lain, meningkatkan kompetensi pengawas sekolah/madrasah yang profesional, memfasilitasi profesi pengawas sekolah/madrasah yang sejahtera, membangun jati diri pengawas sekolah/madrasah yang bermartabat dan menjadi garda terdepan dalam menjamin dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Nantinya, masih menurut Sony, APSI memiliki fungsi sebagai wadah untuk menampung dan menyalurkan aspirasi pengawas sekolah/madrasah. Selain itu, APSI juga harus menjadi lembaga yang bisa memfasilitasi pengawas sekolah/madrasah dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Fungsi terakhir APSI menjadi pemberi lisensi terhadap rekruitmen calon pengawas sekolah/madrasah.

Selain itu, APSI juga memiliki peran yang cukup strategis. Perannya itu dituangkan dalam AD/ART organisasi yang meliputi, penyambung kebijakan pemerintah di bidang pendidikan kepada seluruh pengawas sekolah/madrasah. Fasilitator bagi pengawas sekolah/madrasah dalam pengembangan karier, kenaikan pangkat dan penghargaan yang relevan. Selain itu, APSI juga berperan sebagi pelindung profesi pengawas sekolah/madrasah dalam menjalankan tugasnya.

“Jika dilihat dari AD/ART, tentunya APSI merupakan wadah organisasi yang dibutuhkan oleh para pengawas sekolah/madrasah. Jika peran dan fungsi pengawas bisa dijalankan dengan baik, tentunya mutu pendidikan akan bisa ditingkatkan,” pungkasnya. (Farhan SN)***