Apresiasi Penyelenggara Pilkada, Iman Alirahman Ucapkan Selamat Kepada Bupati dan Wakil Bupati Garut Terpilih

GARUT, (GE).- Sempat saling klaim kemenangan pada hitungan cepat, akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut menetapkan Rudy Gunawan dan Helmi Budiman sebagai pemenang di Pilkada Garut. Menempati urutan ke dua, dengan selisih raihan suara sekira 30 ribuan Iman Alirahman mengaku menerima hasil penghitungan dan rapat pleno KPU Garut.

“Saya ucapkan selamat atas ditetapkannya Pa Rudy Gunawan dan dr. Helmi Budiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Garut. Kini mereka telah resmi menjadi orang nomer satu dan nomer dua di Kabupaten Garut,” kata Iman kepada “GE”, Kamis (26/7/18).

Ia berharap kepemimpinan Rudy-Helmi selama lima tahun ke depan akan membawa Kabupaten Garut lebih baik. Ia pun percaya Rudy-Helmi sangat kompeten untuk terus membangun dan memajukan Kabupaten Garut.


Selain itu, Iman Alirahman pun mengapresiasi semua pihak yang telah turut serta menyukseskan perhelatan Pilkada Garut tahun 2018. Ia pun memberikan pujian kepada KPU dan Panwaslu Garut yang telah bekerja secara profesional meski sempat dihantam kasus suap salah seorang komisionernya.

“KPU dan Panwaslu Garut telah bekerja dengan baik. Mereka bekerja secara profesional dan proporsional. Sehingga hasil Pilkada Garut ini bisa diterima oleh semua pihak tanpa ada gugatan,” ujarnya.

Iman pun, memberikan apresiasi kepada tim keamanan yang telah menjaga dan menciptakan situasi kondusif. Sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berlangsung dengan sukses tanpa ekses.

Secara khusus, Iman menguucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Garut atas seluruh bentuk partisipasinya. Ia pun mengimbau kepada semua simpatisan dan pendukungnya agar berlapang dada menerima hasil keputusan KPU Garut yang telah memenangkan Rudy Gunawan dan dr. Helmi Budiman.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, akhirnya secara resmi menetapkan pasangan calon Bupati Garut Rudy Gunawan-Helmi Budiman sebagai pemenang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut 2018.

“Melalui rapat pleno terbuka ini artinya Rudy Gunawan dan Helmi Budiman sudah sah ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Garut,” kata Ketua KPU Garut, Hilwan Fanaqi usai Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut di Garut, Selasa (24/07/18).

Hilwan menegaskan, KPU Garut telah melaksanakan agenda pilkada tahun ini (2018) dari mulai persiapan sosialisasi, pendaftaran hingga pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara.

” Semua proses tahapan pilkada berjalan lancar, setiap tahapannya tidak ada kejadian luar biasa yang dapat mengganggu pelaksanaan Pilkada Garut. Kontestasi hal yang wajar, tidak ada perpecahan,” katanya.

Dijelaskannya, hasil penghitungan suara, pasangan Rudy Gunawan-Helmi Budiman memperoleh suara unggul dibandingkan tiga pasangan calon lainnya. Usai penetapan perolehan suara, diakui KPU Garut tidak menerima laporan atau pihak yang melakukan gugatan terhadap hasil perolehan suara tersebut.

“Karena tidak ada gugatan dari pihak tertentu, maka KPU Garut menetapkan pasangan Rudy-Helmi sebagai pemenang,” tandasnya.

Ditambahkannya, KPU Garut akan menyerahkan hasil penetapan Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut terpilih ke DPRD Garut. KPU Garut, sudah tidak memiliki kewenangan lagi setelah penetapan tersebut, tahapan pelantikan kepala daerah terpilih diserahkan ke DPRD Garut.

“Kita hanya sebatas menyerahkan hasil penetapan ke DPRD Garut sesuai peraturan, untuk selanjutnya pelantikan dilakukan oleh DPRD,” tukasnya.

Pemenang Pilkada Garut merupakan pasangan petahana Bupati Garut Rudy Gunawan dan Wakilnya Helmi Budiman meraih 428.113 suara atau 35,80 persen, kemudian pasangan Iman Alihraman-Dedi Hasan mendapatkan 395.283 suara atau 33,05 persen.

Selanjutnya pasangan Suryana-Wiwin (jalur perseorangan) memperoleh 132.667 suara atau 11,09 persen dan pasangan Agus Hamdani (mantan Bupati Garut 2013-2014)-Pradana Aditya memperoleh 239.848 suara atau 20,06 persen.

Raihan suara tersebut dari jumlah suara yang sah sebanyak 1.195.911 suara dan tidak sah 72.626 suara dengan persentase partisipasi masyarakat sebesar 70,41 persen cukup jauh dari target KPU Garut 75 persen. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI