Apresiasi Pendidikan Anak Usia Dini, Hj. Siti Mufattahah Hadiri Manasik Haji TK di Banyuresmi

Kemeriahan manasik haji siswa TK se Banyuresmi di kawasan Wisata Situ Bagendit, Kecamatan Banyuremi, Kabupaten Garut, Rabu (15/08/2018)***

GARUT,(GE).- Sekitar seribuan siswa Taman kanak-kanak (TK) se Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut mengikuti kegiatan Manasik Haji. Kegiatan tersebut merupakan salah satu metode pengenalan Rukun Islam ke 5 untuk anak usia dini. Agenda tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanan (IGTK) Kecamatan Banyuresmidi. Kegiatan yang berlangsung cukup meriah tersebut digelar di kawasan wisata Situ Bagendit, Rabu (16/8/2018).

Selain orang tua siswa dan pengurus IGTK tampak hadir Ketua PGRI Banyuresmi, Kepala UPT Pendidikan, Penilik PAUD, Pengawas TK, Danramil, Kapolsek dan Camat Banyuresmi. Dan yang teristimewa acara tersebut dihadiri tamu kehormatan, Hj. Siti Mufattahah yang merupakan anggota DPR RI Komisi VIII dari Dapil Jabar XI.

Ketua IGTK Kecamatan Banyuresmi, Nani Rochaeni, S,Pd., mengungkapkan, kegiatan peragaan manasik haji merupakan salah satu upaya pengenalan ibadah kepada anak sejak usia dini. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan IGTK.


“Alhamdulillah, tahun 2018 kegiatan peragaan manasik haji bukan saja berjalan meriah dengan keikutsertaan siswa yang membludak, tetapi juga dihadiri langsung oleh anggota DPR RI Ibu Hj. Siti Mufattahah,” ungkap Nani Rochaeni.

Keakraban Hj. Siti Mufattahah bersama siswa/siswi TK disela-sela kegiatan manasik haji Taman Kanak-kanak di kawasan wisata Situ Bagendit, Rabu (15/08/2018)***

Sementara itu, Hj. Siti Mufattahah yang merukan salah satu politisi dari Partai Demokrat ini mengungkapkan bahwa dirinya sengaja hadir memenuhi undangan IGTK Kecamatan Banyuresmi. Menurutnya, disamping sebagai wakil rakyat yang mewakili Kabupaten Garut, Kab. Tasik dan Kota Tasik juga merupakan apresiasi dirinya terhadap pendidikan anak usia dini.

“ Usia dini merupakan usia emas, dimana penting untuk dimanfaatkan dan dikelola agar anak mengalami pertumbuhan yang positif dalam kejiwaannya. Diperlukan pengalaman pembelajaran yang dapat menumbuhkan sikap-sikap dan kepribadian positif pada anak. Sehingga diharappkan ketika dewasa menjadi anak yang berbudi luhur,” tutur Hj Siti Mufattahah.

Dikatakannya, selain memenuhi undangan IGTK Banyuresmi, Hj.Siti Mufattahah sengaja ingin melihat situasi dan keindahan destinasi wisata Situ Bagendit.

“ Potensinya luar biasa, perlu kesadaran para pelaku usaha yang bergantung pada kunjungan wisatawan di Situ Bagendit untuk sadar dan bersama-sama mengelola Situ Bagendit sebagai objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Kalau hanya mengandalkan pemerintah daerah, tanpa dukungan para stakeholder tentunya potensi Bagendit akan jalan di tempat,” katanya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI