Antisipasi Tsunami, Kapolres Intruksikan Polsek Tingkatkan Patroli

GARUT, (GE).- Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengintruksikan setiap polsek yang di wilayahnya terdapat bentangan pantai untuk lebih meningkatkan patroli. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal yang tak diharapkan termasuk potensi tsunami yang ada di perairan selatan Garut.

“Meski baru sebatas potensi, akan tetapi hal itu tetap harus kita sikapi secara serius. Makanya saya telah intruksikan agar seluruh polsek di wilayah selatan yang mempuntai wilayah pantai untuk meningkatkan patroli,” ujar Budi, Jumat (6/4/18).

Pelaksanaan patroli yang dilakukan polisi, menurut Budi, sangat besar manfaatnya. Karena bukan sekedar mencegah terjadinya hal yang tak diharapkan akibat bencana, melainkan juga untuk menciptkan kondusivitas akibat hal lainnya.


“Tak hanya antisipasi kemungkinan bencana, tapi patroli juga untuk mencegah terjadinya kemungkinan lainnya seperti aksi kejahatan atau yang lainnya. Intinya, patroli untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Kapolres mengungkapkan, khusus menyikapi adanya potensi tsunami, pihaknya melakukan berbagai tindakan prefentif dan memaksimalkan pemantauan dengan mengintruksikan seluruh polsek yang berdekatan dengan lokasi pantai. Demikian halnya Polairud, fungsinya dimaksimalkan. Setiap hari selalu melakukan patroli baik di laut maupun darat.

Kapolres juga mengintruksikan polsek untuk membuat posko-posko bencana apabila di daerahnya terjadi bencana. Dalam penanganan bencana, polsek diharapkan tetap berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya.

Di samping itu, Kapolres mengimbau kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir pantai, serta para pengunjung, agar meningkatkan kewaspadaan. Mereka pun diminta untuk memetuhi setiap peraturan yang ada.

Kapolres menandaskan, imbauan ini bukan hanya menyikapi adanya potensi tsunami, melainkan juga untuk mencegah benacana atau kecelakaan air yang selama ini sering terjadi di Garut.

Menurut Kapolres, selain akibat faktor alam, kecelakaan yang terjadi selama ini lebih dominan disebabkan kecerobohan manusia. (MHI)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI