Antisipasi Pungli di Disdukcapil, Pemkab Segera Bentuk UPT di Tingkat Kecamatan

Wakil Bupati Garut, Jawa Barat, dr. H. Helmi Budiman.***

GARUT, (GE).- Sebagai upaya antisipasi terulangnya tindakan pungli di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), pihak pemerintaha kabupaten (Pemkab) berencana segera membentuk Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) di tingkat kecamatan.Hal ini disampaikan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Ahad (12/2/2017).

Wabup menyebut, pihaknya secepatnya akan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

” Ya, kami akan membentuk UPT, untuk membantu masyarakat dalam pembuatan administrasi kependudukan,” tandasnya.


Menurutnya, saat ini segala pembuatan administrasi kependudukan menumpuk di satu tempat, yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sehingga praktek pungutan liar rentan terjadi.

” Kalau sudah dibentuk UPT, masayarakat akan lebih mudah untuk mengurus dan membuat administrasi kependudukan. Jadi pemohon tidak mesti datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” tegasnya.

Sedangkan untuk jumlah UPT yang akan dibentuk, pihaknya akan melihat dahulu letak geografis wilayah. Karena Kabupaten Garut, memiliki 42 Kecamatan, dengan letaknya berjauhan, terutama yang berada di wilayah Garut Selatan (Garsel).

” Untuk jumlah UPT yang akan dibentuk, terlebih dahulu akan melihat dahulu letak geografisnya,” tukasnya.

Diharapkannya, dengan dibentuknya UPT Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, praktek pungli sudah tidak lagi terjadi. OTT pungli yang dilakukan tim Saber Pungli Polres Garut harus dijadikan cermin agar segala bentuk Pungutan Liar(Pungli) tak lagi terhadi.

” Saya ingatkan lagi dan lagi, di seluruh SKPD terutama yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat praktek pungli tidak boleh terjadi,” pungkasnya. (Hakim)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI