Antisipasi Bahaya di Objek Wisata, Pemkab Membentuk Balawisata

SUASANA Pesisir Pantai Santolo, di kawasan Garut Selatan saat liburan Hari Raya Idul Fitri taun 2016. Kawasan pantai selatan Garut menjadi salah satu daerah wisata yang rawan terjadinya musibah kecelakaan./ Foto: Kang Cep/GE.

GARUT, (GE).- Sebagai bentuk antisipasi dan meningkatkan kewaspadaan akan bahaya atau bencana, baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, melakukan pembenahan. Di antaranya dengan memberikan pelatihan penyelamatan kepada masyarakat sekitar destinasti wisata.

“Ya, salah satunya kita sudah melakukan berbagai upaya agar tempat wisata di Garut ini aman dan nyaman,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Garut, Budi Gan Gan, belum lama ini.

Budi Gan Gan menjelaskan, Kabupaten Garut memiliki banyak objek wisata alam seperti kawasan pegunungan maupun wisata air terjun yang pengelolaannya oleh pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, wisata alam di Garut ditenggarai memiliki berbagai kerawanan ancaman bahaya, sehingga perlu adanya upaya untuk mewaspadainya.


“Garut itu lokasinya pegunungan-pegunungan, kita harus me-manage-nya supaya lokasi yang memiliki kerawanan itu aman bagi pengunjung,” katanya.

Diakuinya, Pemkab Garut sendiri telah membentuk Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) untuk membantu penyelamatan di kawasan wisata. Di samping itu, pihaknya juga telah memberikan pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat dalam pengelolaan objek wisata agar pengunjung merasa nyaman.

“Kita sudah melakukan pelatihan Balawista di tempat wisata sebagai upaya memberikan rasa aman bagi wisatawan. Untuk masalah keamanan juga kita koordinasi dengan pemerintah desa, RT/RW, serta BPBD juga dilibatkan,” jelasnya. (ER)***

Editor: Kang Cep

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI