Anggota Komisi IX Sowan ke Ajengan di Ponpes Al-Fauzaniyyah

ANGGOTA DPR RI dari Komisi XI Hj. Siti Mufattahah,Psi., bersama rombongan, saat kunjungannya ke Pondok Pesantren Al Fauzan, di Kawasan Kecamatan Sukaresmi, Kabupate Garut, Jawa Barat.

SUKARESMI,(GE),- Berada ditengah-tengah santri dan para Ajengan (Kiyai sepuh) yang juga tokoh Nahdatul Ulama (NU)Kabupaten Garut,bagi Anggota DPR RI dari Komisi XI Hj. Siti Mufattahah,Psi merupakan kebahagian tersendiri .

Berada di lingkungan pesantren,bagi Hj.Siti adalah nostalgia ketika masa kanak-kanaknya dulu di kota Madura. Memang Siti dibesarkan dari kalangan keluarga pesantren yang kental dengan pendidikan keagamaannya. Kini Hj.Siti Mufattahah tengah mengemban amanah sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat XI yang meliputi Kabupaten Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

Beberapa hari yang lalu, wakil rakyat yang dikenal ramah dan murah senyum ini menyempatkan diri sowan (silaturrahmi) ke Pondok Pesantren Al Fauzan yang berlokasi di Kecamatan Sukaresmi.“Ya,kunjungan ini mengingatkan masa saya kecil dulu. Selain itu, saling berbagi bersama para santri dan para Kiyai adalah kewajiban. Saya harap kunjungan ini menuai keberkahan.” Ungkapnya.

Dikatakannya,dalam kunjungan ke pesantren ini yang terpenting bisa mempererat tali ukhuwah antara wakil rakyat dengan kalangan pesantren .“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah do’a para Ajengan dan santrinya,” tandasnya.

Dijelaskannya,kunjungan ke pesantren ini bukan berarti kunjungan politis, namun lebih pada silaturrahmi.Disamping itu, kunjungan ini bagian dari upaya membantu mengembangkan dan membesarkan Pesantren,terlebih pesantren merupakan lembaga pendidikan yang harus mendapatkan dukungan semua pihak.

Saat kunjungan, Hj.Siti tampak akrab dengan KH. Aam Umar A’lam salah seorang tokoh Nahdatul Ulama yang juga sesepuh Pondok Pesantren AL-Fauzaniyyah. Sebelum mengunjungi Pesantren Fauzan, ia bersama rombongan terlebih dahulu menggelar bhakti sosial di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Pendeuy, Singajaya, Banjarwangi, Cikajang, Cisurupan dan terahir di Kecamatan Sukaresmi.

Siti Mufattahah menjelaskan, bahwa dirinya bersama komisi IX yang menangani bidang kesehatan tengah memperjuangkan alokasi anggaran kesehatan dalam Anggaran Pendapatan & Belanja Negara (APBN) 2016 yang besarannya mencapai Rp 106,1 triliun. Angka ini melonjak 43 persen dari tahun sebelumnya, yang hanya Rp 74,3 triliun, atau 5 persen dari APBN.

“Rencananya, alokasi itu bisa direalisasikan ke 4 pos kesehatan. Misalnya, untuk peningkatan kesehatan ibu, bayi, dan balita, akses sanitasi lingkungan masyarakat dan pelayanan kesehatan secara menyeluruh melalui peningkatan jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam program BPJS Kesehatan.” Bebernya.

Sementara itu,salah seorang relawan pendidikan asal Kecamatan Leuwigoong, Ustadz Ma’mol Arif, M.Pd yang turut serta mendampingi Siti Mufattahah dalam baksos di wilayah Garut Selatan dan sekitarnya, menyebutkan, bahwa kegiatan Hj.Siti ini merupakan kegiatan postif yang layak didukung dan diapresiasi semua pihak.
“Kegiatan ibu (Siti Muhattahah/red) di daerah pemilihannya ini patut diapresiasi dan didukung. Ibu dapat merangkul semua kalangan. Mulai dari kalangan atas, hingga kalangan bawah, termasuk kalangan pesantren,” tandasnya.

(Taf Senapati/DK)***