Anggaran untuk Rehab Bangunan SMP Korban Gempa Belum Jelas, Kabid SMP: Pihak Sekolah Harus Pro Aktif cari Solusi

GARUT, (GE).- Sejumlah bangunan SMP di Kabupaten Garut yang rusak terdampak gempa beberapa waktu yang lalu, rencananya akan direhab. Namun rencana rehab bangunan yang terdampak gempak yang ditaksir akan menelan biaya Rp 2 Miliaran, ternyata belum mendapatkan kepastian.

Seperti dikethui, perincian bangunan SMP terdampak gempa telah dikirimkan ke Provinsi dan Kementrian Pendidikan Nasional. Laporan perinciang bangunan SMP yang rusak telah dikirim pihak Disdik Garut, sepekan setelah peristiwa itu terjadi pada pertengahan Desember 2017 lalu.

“Akan tetapi hingga kini belum ada balasan atau verifikasi terkait laporan tersebut. Hanya saja kerusakan yang dialami sekolah di Garut hanya rusak ringan dan rusak sedang. Jadi saya juga masih menunggu apakah perbaikan kerusakan itu akan dibantu atau ditanggung Kementrian atau harus oleh sekolah,” kata Kabid SMP pada Disdik Garut, Totong, Kamis (25/1/2018).


Totong menjelaskan, sedikitnya ada  22 bangunan SMP di Kabupaten Garut rusak terdampak gempa yang berpusat di Tasikmalaya tersebut. Mayoritas sekolah yang terkena dampak gempa berada di wilayah Garut selatan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpunnya, jenis kerusakan sekolah-sekolah tersebut meliputi, atap bangunan, dinding ruang kelas retak-retak, genting jatuh, plafon dan pecahnya kaca-kaca jendela.

Kerusakan itu menimpa sejumlah ruang kelas, ruang guru dan kepala sekolah, aula, gedung olahraga dan masjid. “Kalau dikawasan Garut Kota saya rasa tak ada, tapi kebanyakan di wilayah selatan dan utara juga ada,” ujarnya.

Kabid SMP berharap, ada solusi untuk memperbaiki kerusakan tersebut dari pemerintah pusat, sedangkan untuk kerusakan ringan yang bisa diperbaiki dengan dana BOS.

“Kami terus pro aktif untuk mencari solusi agar sekolah-sekolah tersebut bisa kembali dipergunakan untuk kegiatan belajar. Ya kalau hanya pecah kaca, atau genting kan bisa ditangani sekolah,”  harapya. (Alle)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI