Anggaran Dana Desa Tinggi, Tim Saber Pungli Intensifkan Pengawasan

ILUSTRASI

GARUT, (GE).- Tingginya anggaran dana desa (ADD) yang terbiliang tinggi untuk tiap tiap desa, dinilai beberapa pihak rawan penyelewengan. Terkait tingginya ADD ini pihak terkait merasa perlu untuk meningkatkan pengawasan.

Demikian diungkapkan Koordinator Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Garut, Kompol Gotam Hidayat, kepada sejumlah awak media, di Mapolres Garut, Jumat (18/8/2017).

“Tentunya kami akan lebih mengintensifkan pengawasan terhadap penggunaan anggaran dana desa. Nilainya yang cukup besar, sehingga rawan terjadinya penyelewengan,” tandasnya.


Dijelaskannya, pelaksanaan pembangunan desa yang menggunakan anggaran dana desa di Kabupaten Garut nilainya hampir mencapai Rp 500 miliar. Dana sebesar itu dialokasikan untuk 442 desa di 42 kecamatan.

Gotam menegaskan, pihaknya sudah mengevaluasi penerapan anggaran dana desa dan hampir sekitar 50 persen anggaran tersebut sudah terserap. Hingga sejauh ini, tim Saber Pungli belum menemukan indikasi adanya penyimpangan.

“Monitoring penggunaan anggaran dana desa yang dilakukannya selama ini juga melibatkan berbagai komponen masyarakat dan instansi pemerintahan terkait, termasuk pihak konsultan, BPMPD, dan inspektorat,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Garut, Jatjat Darajat, menyebut pelaksanaan dana desa sudah sesuai aturan dan mekanisme yang ada.

“Juklak juknis penggunaan anggaran deana desa dilakukan dengan melibatkan seluruh perangkat aparat, mulai dari desa hingga di kabupaten,” tukasnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI