Anak Punk Kerap Timbulkan Masalah, Polisi Minta Satpol PP Bertindak Serius

GARUT, (GE).- Keberadaan anak punk di beberapa wilayah kota Garut kerap kali menimbulkan masalah. Bahkan, tak sedikit menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Menanggapi hal ini, pihak Polres Garut menghimbau agar pihak terkait, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut serius untuk menertibkannya.

Kepala Unit Kecelakaan Lalulintas pada Satuan Lalulintas Polres Garut, IPDA Hilman Nugraha SH., mengungkapkan, beberapa kali kejadian kecelakaan sempat terjadi akibat ulah anak punk ini. Yang terakhir terjadi di wilayah Kecamatan Malangbong yang menyebabkan tewas seorang anak punk.

“Jika ingin menumpang, biasanya salah seorang dari mereka (anak punk) berdiri ditengah jalan untuk menghentikannya, lalu yang lainnya naik keatas truk atau kendaraan bak lainnya,” ujarnya, Kamis (7/9/17) di Mapolres Garut.


Sebelumnya pun kasus kecelakaan lalulintas dengan korban anak punk terjadi di wilayah Tarogong Kaler. “Kasus kecelakaan yang menyebabkan anak punk meninggal dunia ini bukan sekali dua kali saja, tapi sering sekali sehingga harus disikapi bersama agar tidak lagi jatuh korban akibatnya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selama ini memang pihaknya sempat menkritisi hal tersebut dan sempat dilakukan razia anak punk oleh Satpol PP di wilayah Simpang Lima, bundaran Tarogong, hingga Maktal. Pihak kepolisian pun selama ini tidak jarang juga melakukan razia serupa, namun para anak punk tetap masih banyak terlihat.

“Kendalanya memang tidak ada solusi akhir karena seling melempar, karena setelah para anak punk ini dirazia diserahkan ke Dinas Sosial dan setelah didata para anak punk ini dikeluarkan lagi, dan kemudian beraktifitas serupa lagi, ” tandasnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI