Amazing..! 6000 Ruang Kelas di Garut Rusak

KOTA, (GE).- Pada momentum peringatan hari pendidikan nasional tahun ini, berbagai macam permasalahan masih belum dapat terselesaikan. Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah Kabupaten Garut, dari 15000 sekolah yang ada hampir setengahnya dalam kondisi rusak. Hal itu diungkapkan Bupati Garut Rudy Gunawan usai memimpin upacara peringatan hardiknas yang digelar di lapangan Alun-alun Kota Garut.

Upacara peringatan hari pendidikan nasinal tingkat Kabupaten Garut, digelar di Lapangan Otista Kecamatan Garut Kota. Hadir pada kesempatan itu, sejumlah staf kepegawaian dilingkungan Pemkab Garut, unsur TNI, Polri serta sejumlah perwakilan pelajar.

Pada momentum peringatan hari pendidikan nasinal tahun ini, berbagai macam permasalahan masih belum bisa diselesaikan. Diantaranya bangunan sekolah rusak, seperti yang terjadi di SDN Dunguswiru 2.

Berdasarkan data yang dihimpun Pemkab Garut, dari 15000 sekolah yang ada di 42 kecamatan, 6000 sekolah diantaranya harus diperbaiki. Untuk menuntaskan permasalahan tersebut, Pemkab Garut harus menyiapkan anggaran ratusan miliar rupiah.

Sementara itu, diungkapkan Bupati Garut, Rudy Gunawan usai memimpin upacara hari pendidikan nasional dilapangan alun-alun Kota Garut, untuk perbaikan satu sekolah dibutuhkan anggaran sedikitnya seratus juta. Sedangkan hingga hari ini ada sedikitnya 6000 sekolah yang harus mendapatkan perbaikan.

Sementara anggaran pembangunan daerah kabupaten setempat hanya mampu memperbaiki 100 hingga 200 ruang kelas per tahun. Artinya Pemkab Garut membutuhkan waktu puluhan tahun untuk menuntaskan permasalahan tersebut.

“Kita memiliki keterbatasan anggaran. Jadi harap sabar menunggu giliran perbaikan,” pungkas Bupati. (Idrus Adriawan)***