Alih Fungsi Lahan Marak, Ratusan Hektare Lahan Produktif di Garut Menyusut

GARUT, (GE).- Baru baru ini Pemkab Garut mencatat adanya penyusutan lahan pertanian di beberapa wilayah Kabupaten Garut. Menurut Bupati Garut, Rudy Gunawan, peenyusutan lahan produktif yang disebabkan maraknya alihfungsi lahan ini mencapai 150 hektare (Ha).

“Ya, setiap tahunnya, penyusutan lahan pertanian produktif itu mencapai 150 ha,” kata Rudy, kepada sejumlah awak media, Selasa (11/4/2017).

Dijelaskannya, alih fungsi lahan yang terjadi secara umum adalah pengubahan lahan dari semula berupa areal pertanian menjadi permukiman. Ia pun menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan menegakan aturan terkait peralihan fungsi lahan ini.


“Pemkab sekarang ini sedang mengembangkan perluasan Lahan Pertanian Produktif Berkelanjutan (LP2B), yang sudah diregulasi melalui perda. Namun hal itu baru sebatas di wilayah perkotaan Garut,” katanya.

Bupati menyebutkan, untuk di luar wilayah perkotaan, ada upaya mempertahankan lahan pertanian mesti didasarkan atas kesepakatan antara pemerintah dan masyarakat selaku pemilik lahan.

“Upaya di pedesaan luar perkotaan itu berdasarkan undang-undang. Harus ada kesepakatan terlebih dahulu antara pemerintah dengan masyarakat selaku pemilik lahan,” tukasnya. (Tim GE)***

Editor : Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI