Alhamdulilah ! Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Garut

PENDOPO, (GE).- Jemaah haji kloter 1 Jawa Barat asal Kabupaten Garut tiba di halaman Pendopo pukul 14.00 WIB. Kedatangan mereka disambut suka cita keluarga yang telah berjam-jam menunggu kedatangan mereka. Bahkan saat rombongan bis pembawa jamaah haji datang, anggota keluarga yang menjemput nampak berdesakan tak sabar ingin segera bertemu dengan keluarganya.

Siti Fatimah (48), jemaah haji asal Kecamatan Bungbulang, mengucap rasa syukur karena bisa kembali dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga. Sambil meneteskan air mata, Fatimah memeluk satu per satu keluarga yang menjemputnya.

“Alhamdulillah sangat gembira sekali bisa kembali pulang ke Garut. Soalnya waktu mau berangkat ke tanah suci sempat khawatir. Tapi semuanya sudah saya pasrahkan,” ujar Fatimah, Minggu (18/9/2016).

Selama menjalankan ibadah haji, diakui Fatimah tak banyak kendala yang ditemukan. Hanya permasalahan cuaca saja yang agak menghambat dalam pelaksaan ibadah.

“Di sana (Mekkah) suhunya bisa sampai 45 derajat. Karena diniatkan beribadah jadi saya bisa melalui semuanya,” katanya.

Terkait katering dan penginapan, Fatimah menyebut semuanya berjalan lancar. Tak ada kendala selama melaksanakan ibadah. Ia pun bisa fokus untuk beribadah selama 40 hari berada di tanah suci.

“Kendala tidak ada. Jamuan meuaskan dan tempat nginap juga nyaman. Kateringnya juga datang tepay waktu,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Suparid (50), warga Kecamatan Bayongbong. Menurutnya sarana transportasi untuk mengantar jemaah menuju tempat ibadah selalu tepat waktu. Ia pun bersyukur karena bisa kembali bertemu keluarganya dan menyandang predikat haji.

“Walau cuaca panas tapi sangat nikmat dalam beribadah. Pelayanan yang diberikan kepada kami juga memuaskan,” ujar Suparid.

Humas Kementerian Agama Kabupaten Garut, Ahmad Soleh, menuturkan sebanyak 440 jemaah haji ditambah petugas telah kembali pada kloter pertama. Para jemaah asal Garut itu dalam kondisi sehat.

“Setibanya di Jakarta para jemaah sudah diperiksa kondisi kesehatannya. Paling kendala dari masalah cuaca yang sangat berbeda,” kata Ahmad.

Menurut Ahmad, dari total 1.351 jemaah haji asal Garut ada dua jemaah yang meninggal di Arab Saudi. Kedua jemaah tersebut berasal dari Tarogong Kidul dan Karangpawitan.

Untuk kepulangan kloter 10 akan tiba pada 21 September, kloter 10 tanggal 22 September, kloter 47 pada 6 Oktober, dan terakhir kloter 68 tanggal 10 Oktober. (Farhan SN)***