Aksi Penanaman Ribuan Pohon Menandai Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Cilampuyang

MALANGBONG,(GE).- Panitia Hari Besar Nasional (PHBN ) Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda ke-88 untuk kecintaan terhadap alam. Salah satu yang kegiatan positif yang dilakukan diantaranya dengan menggelar aksi menanam ribuan pohon.

“Untuk menjaga ekosistem alam ini, kita tentu harus memeliharanya sejak dini. Slah satunya dengan cara menanam pohon. Kita munnkin masih ingat dengan musibah banjir bandang di Garut, yang salah satu penyebabnya akibat kerusakan hutan di hulu sungai Cimanuk,” tutur Asep Saepudin yang merupakan Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Malangbong, disela-sela prosesi penanaman di Bumi Perkemahan Katapura Cilampuyang, Jumat (28/10/2016).

Dikatakannya , tekstur tanah di bumi perkemahan Katapura Cilampu tergolong curam dan berbukit. Selain itu, di areal ini dikelilingi bukit-bukit terjal. Dengan kondisi seperti ini, pohon merupakan penopang yang sangat baik untuk menjaga stabilitas perbuktian.


“Karena itu, saya mengajak Panitia Hari Besar Nasional, dan segenap pemuda, khususnya yang dimotori Karang Taruna Kecamatan Malangbong untuk menggelar aksi menanam 5000 pohon penyangga yang dapat meresap air hujan,” ungkap Asep.

Saat prosesi aksi penanaman 5000 pohon, Inspektur Upacara yang juga Camat Malangbong, Teten Sundara, secara simbolis mengawali gerakan tanam ribuan pohon ini dengan didampingi Danramil Malangbong.

Teten Sundara mengapresiasi gerakan menanam ribuan pohon yang digagas PHBN Malangbong yang digelar di bumi perkemahan Katapura Cilampuyang.

“Kondisi areal bumi perkemahan Katapura memang tekstur tanahnya labil. Jadi bila tidak ditanami pohon yang banyak dikhawatirkan akan menimbulkan longsor. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi gerakan ini,” tuturnya.

Teten menegaskan, penanaman pohon dapat mengurangi dampak pemanasan global. Pepohonan akan mampu menyerap emisi karbon yang merupakan penyebab terjadinya pemasanan gelobal.

“Selain itu, tanaman juga dapat menyerap air hujan. Dengan banyak ditanami pohon maka tanahnya akan menjadi tempat menyimpan air hujan.” Jelasnya.

Sementara itu, Ketua PHBN Kecamatan Malangbong, Edi Suriadi, didampingi Ketua Kwaran Malangbong, Aep Saepudin didampingi Ketua Karang Taruna Kecamatan Malangbong Asep Rahmat, menyebutkan, kepedulian terhadap ekosistem alam ini harus terus ditumbuhkan di kalnagan pemuda.

“Dengan menanam pohon, kita berarti sudah peduli akan kelestarian alam ini,” tandasnya.

Selain aksi penanaman ribuan pohon, dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, PHBN Malangbong juga menggelar turnamen bola voly dan perlombaan olah raga lainnya. ( Taf Senopati )***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI