Akibat Hujan Deras sejak Sore, Banjir Kepung Pesantren Persis 99 Rancabango

BAJIR Sugai Ciojar mengenangi kawasan Pesantren Persis 99 Rancabango, Sabtu (7/4/18) malam. (Foto : Farhan/GE)***

GARUT, (GE).- Akibat hujan deras yang mengguyur sejak sore, Pesantren Persis 99 Racabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, dikepung banjir, Sabtu (7/4/18) malam. Luapan air dari Sungai Ciojar yang berada di belakang pesantren langsung menggenangi seluruh kawasan pesantren.

Salah seorang siswa kelas VIII, Fadlan (15), mengatakan, air mulai membanjiri pesantren sejak pukul 18.00 WIB. Ketinggian air di kawasan pesantren bahkan mencapai 50 centimeter.

“Ini hujan sejak pukul 16.00 memang besar, tapi banjirnya setelah magrib,” terang Faldan kepada GE, Sabtu (7/4/18) malam.


Meurut Fadlan, ketinggian air paling parah di halaman pesantren. Sementara di kawasan asrama santri ketinggiannya hanya semata kaki.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut diterjunkan ke lokasi untuk menyedot air dari halaman pesantren.

Menurut keterangan warga, banjir serupa dialami tahun lalu. Meski tak separah tahun lalu, luapan air dari Sungai Ciojar membuat aktivitas kegiatan dipesantren terganggu.

Kasi Penyelamatan Non Kebakaran Disdamkar Garut, Tubags Agus Sofyan, mengatakan, selain di pesantren, banjir juga menggenangi sejumlah rumah yang berdekatan dengan pesantren. Bahkan ada salah satu rumah warga yang terendam hingga setinggi satu meter.

“Banjir sekarang memang tidak terlalu paarah. Kalau tahun kemarin bahkan sampai menjebol tanggul yang ada di dekat asrama putra,” kata Tubagus, Sabtu (7/4/18) malam.

Tubagus menambahkan, pihaknya menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menyedot air dari halaman pesantren.

Luapan air dari Sungai Ciojar juga sempat merendam Jalan Rancabango. Debit air yang cukup deras membuat sejumlah pengendara tak berani melintas. Begitu juga di Jalan Otista. Limpahan air dari Jalan Rancabango membuat sejumlah kendaraan yang sedang melaju di Jalan Otista terpaksa berhenti. Beberapa di antaranya bahkan mesinnya sampai mogok. (MHI/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI