Aki Akung, Hansip Legendaris yang Masih Eksis dengan Segala Kebersahajaannya

SISA-SISA kegagahannya masih tampak walau kulit mukanya mulai keriput. Memang kerentaan kini tengah mengakrabi pria berusia senja ini. Dialah Aki Akung, dengan segala kebersahajaanya ia masih setia dengan ‘pakaian dinas’ kebanggaanya. Sejak zaman dahulu hingga zaman kiwari.

Menurut warga setempat, konon Aki Akung telah berseragam hansip (Pertahanan Sipil) sebelum Desa Sukanagara, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat dimekarkan dari Desa Sukamukti, kala itu.

Tujuh Kepala Desa Sukanagara silih berganti, namun Aki Akung tetap eksis sebagai anggota Hansip. Usianya kini sudah hampir menginjak 90 tahun.

“Rerencangan Aki nu saangkatan sadayana tos teu araya. Nu janten lurah (kepala Desa) Sukanagara ge tos 7 urang. Pami saurang lurah ngajabat 6 tahun, panginten tos 42 taun aki ngabdikeun diri ka nagara janten anggota hansip,” kisahnya.

Beberapa waktu lalu, saat bertugas dalam suatu kegiatan desa. Salah satu hal yang membuatnya tetap bertahan yaitu karena anak muda sekarang tidak ada yang mau menjadi hansip. Sebab tidak ada gajinya.

Kakek 27 cucu ini mengaku sempat diajak daftar veteran, dengan harapan bakal mendapatkan tunjangan pensiun.Namun, ia tidak melakukannya karena tidak memiliki uang.

“Jaman ayeuna mah teu make duit moal bisa. Nitahan nu digawe macul ge teu duit dibikeun ti heula mah, teu daekeun digawe. Komo deui hayang jadi pagawe, teu boga duit sakarung mah hese,” katanya, seraya terkekeh.

Walau tidak merasakan manisnya tunjangan pensiun veteran, Aki Akung tetap melakoni kiprahnya dengan berseragam hijau-hijau khas Hansip.

Dengan kesetiaannya mengabdi sebagai Hansip dalam rentang waktu sekian lamanya. Tak heran, warga setempat menjuluki kakek puluhan cucu ini, sebagai Hansip Legendaris. (Iwan Setiawan)***

BAGIKAN