Adik “Sang Jendral Bintang Empat NII”. Saepuloh, “NKRI Harga Mati!”

SAEPULOH, adik kandung "Sang Jendral Bintang Empat NII", sangat mencintai NKRI. (Useu G. Ramdani/GE)***

GARUT, (GE).-  Siapa sangka, Wawan Setiawan, yang kini viral di media sosial akibat pernyataan dan perbuatannya, dengan mempraktekkan salat menghadap ke timur serta menyatakan diri sebagai “Jendral Bintang Empat Negra Islam Indonesia (NII)”, justru mempunyai sosok adik yang sangat mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Adalah Saepuloh (47),  adik pertama Wawan Setiawan dari 6 bersaudara. Saepuloh yang saat ini menjadi anggota Korps Bela Negara Sektor Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sangat menyesali apa yang dilakukan kakaknya.

Menurut Saepuloh, perubahan sikap kakaknya tersebut terjadi setelah ia  pulang dari Sulawesi bersama bebetapa temannya sekita tahun 2000. Rupanya teman Wawan sesama pedagang itu penganut faham yang saat ini Wawan jalankan.


“Perbuatan kakak saya itu memang menyimpang. Apalagi menyatakan diri sebagai jendral di Negara Islam Indonesia. Itu kan salah satu upaya makar yang bertentangan dengan aturan.  Jika terbukti, biar hukum yang berbicara,” tandas Saepuloh, Senin (27/3/17).

Selama ini, lanjut Saepuloh, ia  belum pernah diajak oleh Wawan untuk mengikuti fahamnya. Bahkan, sepengetahuan Saepuloh, selama ini Wawan tidak pernah mengajak siapapun. Pengikutnya yang ada di Pakenjeng itu, datang dengan sendirinya. Karena mungkin tertarik dengan faham wawan dari obrolannya. Saepuloh berharap agar wawan kembali ke jalan yang benar. Sambil mengacungkan tinjunya, Saepuloh berteriak, “NKRI Harga Mati!” (Useu G. Ramdani/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI