Satreskrim Polres Garut Bekuk Pengedar Upal

Tiga tersangka pengedar uang palsu (upal) diamankan Unit Satreskrim Polres Garut. Dari tangan ketiganya, polisi menyita upal senilai ratusan juta rupiah.

Ketiga tersangka yang ditangkap ini adalah US warga Kecamatan Bayongbong, D warga Kecamatan Samarang, dan AT warga Kecamatan Samarang. Kapolres Garut AKBP Arif Budiman melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Garut, Kompol Wira Sutriana, mengatakan, tiga tersangka tersebut ditangkap di dua tempat berbeda.

“Tersangka US dan D ditangkap di kawasan Kecamatan Tarogong Kidul, sementara AT di Bayongbong,” kata Arif, Rabu (17/2/2016).

Kronologi penangkapan ketiganya, jelas Arif, bermula dari laporan warga perihal adanya peredaran upal pada Selasa 16 Februari 2016 sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah dilakukan penyelidikan, beberapa jam kemudian Satreskrim berhasil mengamankan US dan D pada pukul 20.00 WIB.

“Dari keterangan US dan D itu, kemudian mengarah ke tersangka lain berinisial AT. AT ditangkap di Bayongbong,” ujarnya.

Dari ketiga tersangka, polisi menyita uang palsu pecahan Rp100.000 senilai Rp120 juta, dan mata uang Real Brazil senilai R$7.500. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan mengenai asal usul upal tersebut.

“Mereka bertiga baru diduga sebagai pengedar, bukan pembuat. Kami masih mengembangkan kasus ini agar asal usul upal tersebut bisa diketahui,” imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka kini telah mendekam di sel tahanan Mapolres Garut. Farhan SN***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN