Payah ! Kinerja PDAM Tirta Intan Garut, Meski Musim Hujan Air Tak Mengalir

TARKA, (GE).– Sejumlah warga di beberapa daerah di Garut mengeluhkan pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM ) Tirta Intan yang masih sering tak mengalir. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengingat saat ini di Garut sudah memasuki musim hujan.

Menurut warga, tidak lancarnya pasokan air dari PDAM Tirta Intan sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu, tepatnya sejak memasuki musim kemarau. Namun pada awalnya warga masih bisa bersabar dan memaklumi mengingat musim kemarau yang tentunya PDAM akan kesulitan mendapatkan pasokan atau stok air.

“Jika kemarau, kami masih bisa memaklumi seringnya terjadi gangguan pasokan air karena mungkin PDAM kesulitan menmdapatkan pasokan air. Tapi yang menjengkelkan, pada musim hujan seperti sekarang ini pun pasokan air masih saja sering tak lancar dan kami tak bisa lagi mentolelirnya,” komentar Lesmana, warga Perum Permata Hijau Land, Kecamatan Tarogong kaler, Senin (7/12/2015).

Dikatakan Lesmana, sudah cukup lama air PDAM untuk jalur ke perumahan tersebut tidak lancar dan kalaupun sekali-kali ada, airnya sangat kecil. bahkan sejak dua minggu terakhir, airnya sama sekali tidak ada. Ini tentu sangat merepotkan mengingat air merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat vital.

Menurut Lesmana, warga dari Perum Permata Hijau Land telah beberapa kali melaporkan hal itu ke pihak PDAM Tirta Intan, akan tetapi tidak pernah ada tanggapan. Bahkan, beberapa hari yang lalu warga juga pernah datang langsung ke kantor PDAM Tirta Intan namun hingga saat ini juga belum ada tanggapan dan pasokan air masih tetap tidak ada.
Seringnya terjadi gangguan pasokan air PDAM ternyata juga dialami warga yang tinggal di daerah lainnya. Seperti diungkapkan Maulana, warga Perum Pamoyanan, Kecamatan Tarogong Kidul.

“Aneh, dulu alasan PDAM kenapa pasokan air sering sekali gangguan adalah karena musim kemarau. tapi saat ini ketika musim hujan sudah melanda Garut, air ko masih saja tidak keluar,” ujar Maulana.

Akibat seringnya terjadi gangguan pasokan air PDAM, diakui Maulana, dirinya dan juga warga lainnya sering sekali harus membeli atau mengambil air dari daerah lain. Ini sangat disesalkan karena hingga saat ini pihak PDAM seolah tak mau tahu dengan apa yang menjadi kesulitan para pelanggannya.

Tidak hanya dialami warga yang tinggal di sejumlah komplek perumahan, seringnya terjadi gangguan pasokan air PDAM juga dirasakan sejumlah warga yang tinggal di perkampungan, di antaranya di daerah Tarogong.

“Geus musim hujan tapi cai PDAM angger wae teu ngocor-ngocor. Beut jadi rudet tungtungna kana pikiran teh ari kieu terus mah,” kata Ny Dede, warga Desa Tarogong.
Diakuinya, pasca musim hujan, gangguan pasokan air PDAM memang tidak separah waktu musim kemarau. Namun pasokan air PDAM saat ini pun masih sering saja mengalami gangguan.

Dede menerangkan, begitu musim hujan tiba, harapannya agar pasokan air PDAM bisa lancar sangat besar. Hal ini berdasarkan keterangan pihak PDAM yang menyebutkan kalau gangguan yang sering terjadi selama ini akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Namun pada kenyataannya, walau saat ini sudah musim hujan, pasokan air PDAM masih saja tidak lancar.

Hingga berita ini dibuat, belum ada tanggapan dari pihak PDAM terkait banyaknya keluhan warga tersebut. Farhan SN***