Mantan Pejabat dan Anggota DPRD di Garut, Terjerat Kasus Korupsi Pengadaan Buku

Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, telah menahan dua orang tersangka pengadaan buku di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Kedua orang tersangka tersebut merupakan mantan orang nomer satu di di dinas pendidikan dan satu orang lagi merupakan anggota DPRD aktif. Keduanya kini telah dijebloskan ke rutan Garut.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Garut, Heri Sumantri, SH, MH, mengatakan keduanya saat ini telah ditahan di Rutan Garut. Sebenarnya ada tiga orang tersangka yang dipanggil Kejaksaan yaitu KM, BS dan U. Ketiganya diduga telah melakukan tindakan korupsi pengadaan buku di Tahun 2010. Saat itu, KM masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, sementara BS dan U menjadi rekanannya

” Benar, kami sudah menerima berkas pelimpahannya. Sementara 2 orang tadi, Inisialnya K, BS. Satu tersangka lagi U. Tadi alasannya tersangka sakit,” kata Heri

Akibat perbuatannya tersebut menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 1.7 Miliar dari total pengadaan Rp 7 Miliar lebih.

Perbuatan BS dan KM, telah melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kedua tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Garut. Saat digiring ke hotel prodeo, kedua tersangka didampingi para pengacara.

Diakui Heri ada beberapa alasan dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka, yakni takut melarikan diri, menghilangkan alat bukti serta mengulangi perbuatan yang sama.‾

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN